Apakah Bahaya Menggunakan VPN di Laptop?

Sedang memuat Apakah Bahaya Menggunakan VPN di Laptop?...

Mungkin sebelumnya tidak banyak yang tahu tentang VPN atau Virtual Private Network. Namun, sejak kejadian 22 Mei yang terjadi di Indonesia VPN jadi populer di masyarakat. Karena pembatasan akses media sosial yang dilakukan oleh pemerintah membuat sebagian besar masyarakat memasang aplikasi layanan VPN. Akan tetapi banyak yang masih belum mengetahui dengan benar fungsi dan manfaat dari aplikasi tersebut. Jadi, sebagian masyarakat hanya sekedar ikut-ikutan hanya untuk bisa tetap eksis di media sosial. Di samping kegunaannya, ada bahaya menggunakan VPN yang juga wajib sahabat arena ketahui.

Bahaya Menggunakan VPN

Lalu apa sih sebenarnya VPN itu? VPN adalah suatu teknologi komunikasi yang saling menghubungkan jaringan yang satu dengan lainnya secara privat melalui internet. Dengan kata lain, seseorang bisa terkoneksi secara privat walaupun menggunakan internet publik seperti hotspot Wi-fi. VPN ini bisa jadi solusi buat membuka situs web yang disensor oleh pemerintah. Begitu mudahnya menghubungkan laptop atau smartphone ke sebuah server internet hanya dengan satu kali klik. Namun, tetap saja ada bahaya menggunakan VPN jika kita tidak tahu atau sembarangan memasang aplikasi tersebut.

Manfaat Menggunakan VPN

Secara umum, VPN dapat menjaga  kerahasiaan seseorang saat online dengan menyembunyikan koneksi ketika melakukan browsing di internet. Maksudnya, VPN akan menyamarkan nomor IP penggunanya sehingga tidak akan ada yang tahu dimana lokasi pengguna tersebut sebenarnya.

Awalnya VPN hanya digunakan untuk mengakses jaringan di dalam sebuah perusahaan atau kampus yang sifatnya lebih privat. Sekarang ini semakin banyak pengembang yang menawarkan layanan aplikasi VPN untuk menjaga keamanan informasi data dari ancaman peretas.

Bahaya Pakai VPN Gratis

Kebanyakan layanan aplikasi VPN saat ini menawarkan dua versi, yaitu versi gratis dan premium atau berbayar. Pada waktu kejadian 22 Mei 2019 kemarin, pastinya banyak warganet yang berbondong-bondong mengunduh aplikasi layanan VPN gratis. Sejak saa itu VPN jadi primadona yang terbaik untuk solusi pembatasan akses pemerintah.

Akan tetapi ada bahaya menggunakan VPN gratis yang siap mengintai perangkat sahabat arena, baik itu melalui smartphone atau laptop. Lantas apa saja bahaya yang bisa ditimbulkan memakai aplikasi VPN gratisan? Berikut ulasannya.

1. Mengandung Malware Berbahaya

Mengandung Malware Berbahaya

Menurut hasil penelitian dari CSIRO, setidaknya ada 38 persen software VPN gratisan yang mengandung program berbahaya atau disebut Malware.

Bagi orang awam Malware sangat sulit dideteksi karena dapat muncul dalam berbagai bentuk tersembunyi di dalam VPN. Malware ini mampu mencuri informasi data yang bertujuan untuk mengirimkan iklan atau email spam kepada penggunanya. Bahkan melalui program berbahaya tersebut, bisa membajak akun penggunanya ketika sedang online.

Tidak hanya itu, bentuk kejahatan dari Malware bisa dipakai untuk mencuri uang dan produk digital. Lebih parahnya lagi, Malware bisa mengenkripsi perangkat penggunanya dan akan meminta imbalan jika ingin dibukakan kembali.

2. Mencuri Informasi Data

Mencuri Informasi Data

Dalam dunia internet, pencurian informasi  data sudah bukan hal aneh lagi. Penyedia layanan VPN banyak yang menawarkan koneksi yang aman, tapi justru disalahgunakan dengan mencuri data dari penggunanya.

Prinsip kerja dari VPN sendiri sama halnya dengan proxy server. Selama pengguna terhubung melalui proxy server, apapun bisa dilihat oleh pemilik server tersebut. Jadi mereka bisa dengan leluasa mengambil data yang ditransmisi, seperti username, password, data keuangan, dan lainnya selama perangkat terkoneksi internet.

Kemudian riwayat penjelajahan internet sahabat arena juga bisa berpengaruh terhadap data pribadi di laptop maupun smartphone yang terinstal aplikasi VPN.

3. Bocornya Data Pribadi dan Alamat IP

Bocornya Data Pribadi dan Alamat IP

Bahaya menggunakan VPN gratis yang lainnya adalah bocornya informasi data pengguna dan juga alamat IP ke publik. VPN punya sistem kerja layaknya terowongan yang mana koneksi sahabat arena akan melalui jalan rahasia untuk bisa terhubung ke internet. Tapi, kebanyakan para penyedia aplikasi VPN gratis memiliki celah yang memungkinkan data dan alamat IP penggunanya bisa bocor.

Bocornya alamat IP akan dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh hacker dan juga ancaman serius dari Malware.

4. Mengakses Data Pengguna

Mengakses Data Pengguna

Pernahkah sahabat arena membaca persyaratan apapun yang diwajibkan ketika hendak menginstal sebuah aplikasi? Nah, salah satu syarat tersebut adalah meminta izin untuk mengakses semua riwayat, data sahabat arena dan lainnya.

VPN yang nakal akan mengumpulkan data para penggunanya untuk dijual kepada pihak ketiga demi keuntungan. Contohnya saja pada browser Opera yang menawarkan Free VPN. Mereka akan memberikan penawaran layanan gratis tanpa batas melalui browser. Nah, cara tersebut mereka gunakan untuk mengumpulkan dan sharing data penggunanya.

5. Bandwidth Dicuri

Bandwidth Dicuri

Sejumlah penyedia layanan VPN gratis melakukan pencurian bandwidth dari para pemakainya, lalu menjualnya kepada pihak ketiga.

Salah satu contoh nyatanya penyedia layanan VPN bernama Hola yang berbasis di Israel. Layanan tersebut diketahui mencuri bandwith dari penggunanya yang dengan curang menjual informasi data melalui sister company, Luminati.

Bahkan dalam kebijakan sistemnya, Hola secara terang-terangan yang memungkinkan mereka untuk membagikan data penggunakan ke pihak ketiga. tentu hal ini menunjukan dengan jelas bagaimana bahaya menggunakan VPN Gratis yang satu ini.

6. Membajak Browser

Membajak Browser

Salah satu cara VPN mendapatkan keuntungan dapat dilakukan dengan cara membajak browser. Cara ini akan terjadi ketika penyedia layanan mengalihkan browser ke website mitra mereka tanpa seizin penggunanya.

Aplikasi yang sering dipakai untuk menjual data pribadi para penggunanya adalah Hotspot Shield. Melalui program tersebut, VPN akan mengalihkan permohonan HTTP pada situs-situs e-commerse melalui jaringan mitranya untuk membagikan identitas data penggunanya.

7. Adanya Iklan-Iklan Berbahaya

Bahaya menggunakan VPN gratis bisa berupa iklan-iklan yang ditampilkan pada laptop penggunanya saat online. Pada umumnya, layanan VPN gratis mendapatkan uang dengan mengandalkan iklan-iklan yang terpasang pada website mereka oleh pihak ketiga. Bukan tidak mungkin iklan-iklan tersebut sudah disusupi virus Malware.

VPN gratis memang menghadirkan beragam resiko yang sangat merugikan penggunanya. Mungkin pengguna tidak akan merasakan bahwa ada sesuatu yang dicuri dari mereka, namun secara tidak langsung kebanyakan identitas data dibagikan ke pihak lain yang sama-sama mencari keuntungan.

Maka dari itu, sebaiknya mengupgrade ke versi premium. Kalau sahabat arena menggunakan VPN yang berlangganan bisa dipastikan terjamin keamanannya, sebab koneksi akan terenkripsi dengan baik.

Memilih VPN yang Aman

Kendati bahaya menggunakan VPN gratis bisa mengancam siapa saja, namun tidak semua aplikasi gratis merugikan penggunanya. Bila sahabat arena ingin menginstal layanan aplikasi VPN gratis, ada baiknya memperhatikan kebijakan privasinya terlebih dahulu.

Apabila sahabat arena tetap ingin memasang aplikasi VPN yang aman, arena laptop merekomendasikan dua program VPN yang tepat.

1. Nord VPN

NordVPN

Sahabat arena bisa tetap meluncur di dunia maya dengan aman dan pribadi dengan menginstal Nord VPN. Dengan menggunakan layanan ini, ancaman hacker bisa diminimalisir karena koneksi akan terenkripsi.

Nord VPN memberikan ketenangan setiap kali sahabat arena menghubungkan jaringan lewat Wi-fi publik. Selain itu Nord VPN juga mampu melindungi segala jenis perangkat, termasuk pengguna laptop Windows.

Dengan jumlah server yang dimiliki lebih dari 5000, sahabat arena akan menikmati koneksi yang cepat dan stabil dimana saja. Sahabat arena bisa menggunakan versi gratisnya dengan mengunduh aplikasinya disini. Namun, tetap disarankan untuk menggunakan versi berbayar untuk fasilitas yang lebih baik.

2. Express VPN

ExpressVPN

Dapatkan layanan VPN yang mudah digunakan di laptop dan perangkat lainnya dengan menginstal Express VPN. Program VPN ini mampu mengalahkan pembatasan akses dan sensor oleh pemerintah. Dengan begitu, sahabat arena bisa bebas mengakses situs atau konten favorit dari mana saja dengan cepat.

Selain itu Express VPN juga menawarkan keamanan yang maksimum dengan menyamarkan alamat IP serta mengenkripsi jaringan penggunanya. Jadi, informasi data tetap terlindungi dari ancaman peretas dan tidak bocor.

Sebelum menginstal Express VPN di laptop sahabat arena, ada baiknya melihat informasi lengkapnya dulu disini. Setelah yakin, baru sahabat arena bisa mengunduhnya. Atau bisa lebih dulu mencoba versi gratisnya sebelum diupgrade ke premium.

Nah…

Selain dua aplikasi layanan VPN tersebut, masih ada software lainnya yang bisa sahabat arena pilih. Untuk mengetahui aplikasi layanan VPN apa saja dengan layanan paling aman dari bahaya, arena laptop punya 20 rekomendasi VPN terbaik disini.

Apakah Bahaya Menggunakan VPN di Laptop? | walawili | 4.5