kenali Malaria dan DBD, Kedua Penyakit Ini Memiliki Perbedaan

Sedang memuat kenali Malaria dan DBD, Kedua Penyakit Ini Memiliki Perbedaan...

Malaria dan Demam Berdarah

Nyamuk dapat menyebarkan berbagai macam penyakit, diantaranya kaki gajah, malaria dan demam berdarah. Adapun penyakit yang ditularkan melalui nyamuk yaitu DBD atau Demam Berdarah Dengue dan malaria. Kedua jenis penyakit ini sedikit susah untuk dibedakan, DBD dan malaria ditularkan melalui gigitan nyamuk. Namun, jenis nyamuk yang menularkan berbeda. Penyakit DBD ditularkan oleh nyamuk aedes aegypty sedangkan malaria oleh nyamuk anopheles betina.

 

Nyamuk yang menyebarkan malaria berada di air yang bersih. Sedangkan, nyamuk yang menyebabkan DBD berada di kondisi air yang kotor. DBD memiliki gejala dengan tanda demam dan akan memburuk, selain itu juga muntah disertai darah. Gejala DBD yang lain yaitu keluarnya darah pada gusi dan hidung serta nyeri perut.

Sedangkan malaria memiliki gejala kelelahan, demam, muntah dan sakit kepala.  DBD dan malaria sama-sama menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan benar. Kedua penyakit ini memiliki ciri yang mirip, bagaimana membedakan malaria dan DBD?

Perbedaan Malaria dan DBD

Tahukah anda perbedaan antara penyakit malaria dan DBD? Apakah masih berpikir ini penyakit yang sama? Ternyata malaria dan DBD memiliki perbedaan yang cukup sulit. Penyakit malaria biasanya akan melakukan cek darah sama halnya seperti DBD. Namun, adapula perbedaan antara malaria dan DBD jangan sampai salah dalam penanganannya ya. Inilah beberapa perbedaan antara malaria dan DBD yang sering disamakan.

Alat Tes Malaria

Perbedaan malaria dan DBD dari tanda, gejala serta bentuk pencegahannya. Malaria memiliki tanda atau gejala seperti sakit kepala dan badan dingin. Menggigil selama satu jam atau lima belas menit juga tanda malaria. Demam dengan suhu 40° lebih, suhu menurun dan berkeringat. Selain itu, penderita mengalami sakit yang sangat menyiksa. Badan juga lemah, bagi bayi dan anak-anak dapat menimbulkan kematian serta penurunan fungsi otak.

DBD atau demam berdarah dengue memiliki tanda demam tinggi selama 2 sampai 7 hari mulai 38 sampai 40 derajat celcius. Mengalami penurunan pada denyut nadi serta trombosit berkurang pada hari ke 3 sampai ke 7. Selain itu, rasa sakit di persendian dan munculnya bintik-bintik merah pada tubuh. Itulah beberapa perbedaan mengenai malaria dan demam berdarah dengue.

Bagaimana cara pencegahannya?

Bentuk pencegahan malaria dan DBD juga memiliki perbedaan. Pencegahan malaria dapat dimulai dari menggunakan kelambu. Kedua gunakan oles anti nyamuk. Membersihkan tempat yang lembab dan membunuh jentik dengan obat anti jentik. Untuk pencegahan DBD itu sendiri di mulai dengan 3M. Selain itu tambahkan ABATE pada bak penampungan air agar nyamuk tidak berkembang.

Cara pencegahan memang mudah untuk di lakukan, apalagi menjaga kesehatan keluarga dari nyamuk. Minimal, anda melakukannya selama 1 kali dalam satu minggu untuk menghindarinya. Pengobatan yang kurang tepat atau kurangnya kesadaran terhadap gejala dan tanda dapat memperburuk keadaan. Oleh karena itu, sebaiknya anda melakukan pencegahan sedini mungkin.

Produk Terkait

PreviousNext


Tags: alat test malaria, demam berdarah dengue, distributor alat test malaria, jual alat test malaria